Kekanakan
/
05/11/13 /
Lucu rasanya menemukan jiwa kekanakan dalam diri orang lain.
Maka aku tidak perlu memberimu alasan mengapa:
kakiku berayun ke depan dan belakang,
ujung kuku yang kugigiti,
mata berbinar-binar sambil berucap "Sekali lagi!",
kepala yang sesegera memiring ke kanan ketika sedang memusatkan perhatian,
dahi yang mengernyit sambil bilang "Nggak mau",
rengek, rajuk, dan lain-lainnya itu.
Yang katamu anehnya, selalu membuatmu rindu.