Tidak Ada Hujan

/ 29/10/15 /

Perbincangan tanpa arah, berjam-jam

Sembari duduk di atas rumput, ditemani nyamuk, dan venus yang muncul malam itu

Kau bicara tentang ini dan itu, aku bicara tentang si A dan si B.

Tapi tidak pernah tentang aku dan kamu. Bagaimana?

Mau apa?

Mau kemana?

Sementara?

atau selamanya?

Tapi kupikir jika itu terungkap sekarang, mungkin bukan waktu yang tepat.

Dua orang pemilih. Canggung dalam romansa.

Dua yang tampaknya terlalu sama.

Padahal mungkin masing-masing aku dan kamu punya pertanyaan dan jawaban yang berbeda.

Lalu apa?

Ulangi lagi?

Atau sudah saja?



Malam kian larut. Lebur dalam tawa.

Lupa.

Ada jalinan yang mungkin menunggu simpul mati dalam bentuk komitmen.

Berkelindan, tidak mengikat. Berjarak, tidak terlepas.


Rumit.

Padahal kiranya yang kau dan aku inginkan adalah sederhana.


Sesederhana berdua saja tanpa praduga.

Sesederhana kata dan tawa tanpa makna berbunga.

Sesederhana tatap dan harap tanpa gelisah.


Sesederhana yang bisa terangkum dalam kita.


Percaya, jika saatnya.

Ketuk. Masuk dan rasakan hangatnya.


Mungkin bukan kau yang akhirnya mengetuk dari balik pintu.


Tapi bolehlah harap tetap ada.



 
Copyright © 2010 Sophisticated Mind, All rights reserved
Design by DZignine. Powered by Blogger