Tuhan bagian II
/
09/06/15 /
Ada yang begitu terang-terangan mengingkari keberadaan-Nya.
Katanya "Tuhan itu konsep".
Tanpa bisa menjawab dengan pasti dari mana datangnya Adam? dan Hawa? dan bagaimana mereka beranak-pinak melalui sekian ratus juta generasi, sampai pada kita?
Ada yang secara samar-samar menganggapnya bukan Yang Maha.
Katanya "Manusia itu tidak ada yang sempurna".
Tanpa menghiraukan ayat-ayat yang diturunkan untuk mengukuhkan kesempurnaan manusia.
Yang diciptakan dengan akal budi. Dengan hati.
Ada yang percaya. Banyak. Yang fanatik maupun sekedar.
Ada yang berbicara atas nama-Nya. Yang benar mengerti dan mengkaji maupun hanya agar terlihat alim.
Ada yang secara sembunyi-sembunyi membina hubungan dengan Tuhannya. Ada yang secara terang-terangan. Ada yang kebingungan bagaimana. Ada pula yang tidak peduli.
Mengapa manusia kebanyakan tidak puas dengan firman-Nya "Yang gaib biarlah jadi pengetahuanku"?