"Perempuan itu memiliki satu kelebihan yang tidak bisa dilakukan oleh laki-laki manapun. Kemampuan untuk mengandung dan melahirkan, serta menyusui. Perempuan seharusnya bangga akan hal itu"
Kata-kata nenek ku terngiang-ngiang di kepala. Penat, menjejal-jejal begitu bertubi-tubi.
Langkah kakiku semakin lunglai. Aku merasa layu.
Sayang, nenek sudah meninggal dua tahun yang lalu.
Jika ia masih hidup, ingin kutanyakan padanya:
"Jika seorang perempuan tidak lagi bisa mengandung, melahirkan, serta menyusui. Apalagi yang bisa ia banggakan, nek?"