Catatan Kecil : Edo dan Rara

/ 26/11/10 /

Makan malam keluarga kecil, Mama dan Papa, Edo, Lita. dan Rara.

"Kak Rara, tadi Lita bagus deh narinya. Kakak jahat sih nggak mau dateng liat Lita!"

Rara menghela nafas. Membetulkan letak duduknya. Merapikan anak rambut yang menyembul dari balik jilbab dengan gugup.

"Lho, kan Kak Rara udah sering liat Lita latihan di rumah. Ya kan?"

Lita kembali menekuni makanan di depannya. Edo tersenyum simpul. Papa dan mama berpandangan bergantian antara satu sama lain, dan Lita, sambil tersenyum kecil.

"coba tadi di gereja ada Kak Rara! Lita kan seneng. Kak Rara kenapa sih nggak ke gereja? Emangnya Kak Rara nggak mau ketemu sama Tuhan ya?"

Rara terdiam sambil berpikir mencari jawaban. Edo hanya bisa berusaha bersikap normal di depan sang adik. Mama dan papa, sengaja diam.

"Nggak gitu Litaaaa. Tuhan itu kan ada dimana-mana, nah kalo Lita ke gereja buat ketemu Tuhan, Kak Rara ketemu sama Tuhan nya di masjid."

"kok gitu sih kak, kok tempatnya nggak samaan aja? nanti kan Tuhan bingung"

"Lho, Tuhan kan maha segalanya dek. Pasti Tuhan nggak bingung kok kalo mau menemui ciptaanNya. Di gereja, di masjid, di rumah Lita, dimana-mana deh"

"Jadi Tuhan ada banyak dong kak?"

"Nggak, Tuhan cuma satu Lita. Cuma, cara dan tempat untuk ketemu sama Dia itu yang banyak"

Mama dan papa tersenyum, lagi-lagi simpul. Edo, menatap Rara. Rara, tersenyum menatap Lita yang juga menatapnya.

"Berarti, nanti Kak Rara sama Bang Edo nikahnya di rumah aja yah. Biar Tuhan ga bingung kasih restuNya, harus ke gereja atau ke masjid. Ya kak?"

Edo hendak mengucapkan sesuatu, Rara memegang tangan Edo lembut. Dia terdiam.

"Lita kenapa sih mau Kak Rara nikah sama Bang Edo?"

Semua diam memperhatikan Lita. Menunggu jawaban malaikat kecil berusia 5 tahun itu.

"..."


"soalnya Kak Rara kayak malaikat! Lita mau punya kakak malaikat!"

Edo tersenyum. Mama memeluk papa erat, sembari mengucap "Ya Tuhan!"

Rara tersenyum, mengembang.

"Lita juga malaikat kok. Malaikat kecilnya mama papa. Bang Edo juga malaikat nya mama papa, tapi malaikat yang udah besar ya kaaaan?"

"Berarti kita keluarga malaikat ya kak? Asik! Berarti Kak Rara sama Bang Edo nanti kasih Lita malaikat yang kecil-kecil juga ya buat temen main Lita?"

Mama dan Papa cuma bisa sekali lagi tersenyum, tapi kali ini tidak simpul. Edo, balik menggenggam erat tangan Rara. Sementara Lita asik sendiri mulai berceloteh tentang pentasnya di perayaan natal gereja siang tadi.


 
Copyright © 2010 Sophisticated Mind, All rights reserved
Design by DZignine. Powered by Blogger